BALI United menunjukkan dominasi saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-26 Indonesia Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4) malam.
Skuad Serdadu Tridatu menutup pertandingan dengan kemenangan mencolok 6-1, meski sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama.
Sejak awal, laga Bali United vs PSBS Biak langsung menekan melalui serangan bertubi-tubi. Namun, tim tuan rumah justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-27 melalui eksekusi penalti.
Wasit menunjuk titik putih setelah Ricky Fajrin dinilai melanggar Thobias Solossa di area terlarang. Hassan Nader yang menjadi algojo sempat melihat sepakannya ditepis kiper Mike Hauptmeijer, tetapi ia berhasil memanfaatkan bola muntah untuk membawa tim tamu unggul.
Bali United merespons cepat ketertinggalan tersebut. Teppei Yachida menyamakan kedudukan pada menit ke-37.
Hanya berselang tiga menit, Joao Ferrari membalikkan keadaan menjadi 2-1. Skor tersebut bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan Bali United tidak mengendur. Joao Ferrari kembali mencetak gol pada menit ke-49 untuk memperlebar keunggulan.
PSBS Biak kesulitan mengembangkan permainan di tengah tekanan intens tuan rumah. Bali United terus menambah gol melalui Diego Campos pada menit ke-63.
Memasuki sepuluh menit akhir pertandingan, Jordy Bruijn mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-81 untuk mengubah skor menjadi 5-1.
Pesta gol Bali United ditutup oleh Boris Kopitovic pada masa injury time menit 90+2. Gol tersebut memastikan kemenangan 6-1 bagi tuan rumah.
Hasil itu membuat Bali United mengoleksi 36 poin dan berada di peringkat ke-10 klasemen sementara. Sementara itu, PSBS Biak masih terpuruk di dasar klasemen dengan 18 poin. (Ndf)