TIM nasional (Timnas) futsal Indonesia akan menghadapi Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026 dengan kewaspadaan penuh terhadap stabilitas komposisi pemain lawan.
Skuat Merah Putih melangkah ke fase empat besar sebagai juara Grup B setelah menumbangkan Australia dengan skor 3-2 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Rabu (8/4) kemarin.
Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menyebut kematangan skuat Vietnam menjadi tantangan utama yang harus dipecahkan pasukannya.
Menurutnya, sang lawan memiliki keunggulan dalam hal kohesivitas karena mempertahankan susunan pemain yang hampir identik dalam waktu yang lama.
“Mereka sudah sangat siap. Mereka mempertahankan hampir skuad yang sama, saya pikir hanya mengganti satu pemain sejak AFC terakhir. Kita bisa lihat di perempat final AFC betapa sulitnya bagi kami. Jadi ini akan menjadi tantangan,” ujar Souto dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (9/4).
Souto menilai Vietnam di bawah kendali Diego Giustozzi telah membangun fondasi yang kuat sejak tahun 2022. Standar tinggi yang diterapkan pelatih Giustozzi tersebut membuat Vietnam menjadi tim yang sangat disiplin dengan transisi pemain muda yang berjalan mulus.
“Ia (Giustozzi) sudah bekerja sejak Agustus 2022 bersama tim nasional Vietnam. Ia menggabungkan pemain-pemain yang sangat bagus, termasuk pemain muda, untuk mempersiapkan apa yang akan datang dalam dua tahun ke depan,” tambah Souto.
Menghadapi kematangan tersebut, Souto memilih untuk fokus pada detail teknis yang diprediksi akan menjadi pembeda di lapangan.
“Kami mencoba fokus pada poin-poin utama dalam permainan, di mana kami pikir pertandingan akan ditentukan, dan kita lihat saja apa yang terjadi,” tegasnya. (Ndf/I-1)