PENYIDIK Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang caddy golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang, yang sempat viral di media sosial. Polisi menyebut insiden kekerasan fisik tersebut dipicu oleh masalah hubungan personal dan rasa cemburu.
Kasihumas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heriestiawan, menjelaskan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa malam (23/6/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan, kronologi peristiwa tersebut bermula ketika tersangka FP tengah berada di area lapangan golf dan meminta bantuan kepada seorang marshall lapangan berinisial VD untuk membelikan minuman.
“Setelah dibelikan, tersangka mengucapkan kalimat, ‘Terima kasih adikku sayang’ kepada marshall tersebut,” ujar Iwan melalui keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Namun, ucapan tersebut didengar langsung oleh korban yang berprofesi sebagai caddy golf di lokasi. Korban yang selama ini kerap melayani dan mendampingi FP saat bermain golf itu cemburu dan mendadak tersulut emosi setelah mendengar panggilan tersebut.
Hubungan kedekatan personal yang sebelumnya telah terjalin membuat situasi seketika memanas. Adu mulut pun tidak terhindarkan di antara keduanya, hingga akhirnya tersangka FP kehilangan kendali emosi dan melakukan tindakan penganiayaan fisik terhadap korban.
Saat ini, FP telah diamankan kepolisian setelah sempat melarikan diri ke Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026). Atas perbuatannya, FP telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di sel tahanan Polres Metro Tangerang Kota untuk menghadapi proses hukum lebih lanjut. (Z-2)