DINAS Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Lamongan menggelar Festival Literasi Lamongan Pusta Raya selama tiga hari mulai Selasa (30/6). Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lamongan pada 2025 ini sebesar 18,9 sedangkan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masih mencapai angka 61,51%.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pelaksanaan festival ini merupakan sinergi dalam rangka pembudayaan kegemaran membaca (TKM/Tingkat Kegemaran Membaca) dan ikhtiar memasyarakatkan pembelajaran literasi. Termasuk juga komitmen dan konsistensi Lamongan dalam pembangunan manusia.
“Festival seperti ini menjadi penting sekali bagi kita semuanya, bagi anak-anak kita, supaya punya penguatan karakter yang dibentuk oleh literasi, sehingga dapat membedakan informasi mana yang benar dan mana yang menyesatkan, ” jelas Bupati.
Ia mengungkapkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Lamongan pada 2025 ini sebesar 18,9. Sedangkan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masih mencapai angka 61,51.
“Ini artinya menjadi tantangan kita semuanya, bahwa perpustakaan ini adalah memiliki peran yang semakin penting, peran yang semakin terintegrasi bagi pembangunan sumber manusia kita,” tambah Pak Yes, panggilan akrabnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lamongan Umuronah menambahkan, berdasarkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 7 Tahun 2025 pengukuran IPLM menggunakan instrumen dan metodologi terbaru.
Begitu pula dengan pengukuran TKM terbaru yang telah diatur dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 9 tahun 2025. “Berdasarkan dari peraturan tersebut hasil pengukuran saat ini tidak menunjukkan penurunan atau kenaikan, melainkan nilai baru dalam perspektif pengukuran yang lebih substantif terhadap kinerja perpustakaan,” pungkasnya.(E-2)