TIMNAS balap sepeda nomor BMX Indonesia mulai meningkatkan intensitas latihan di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai persiapan matang menjelang perhelatan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada September mendatang.
Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, menyatakan bahwa fasilitas di Banyuwangi merupakan aset vital bagi prestasi balap sepeda nasional.
“Keberadaan trek BMX di Banyuwangi ini jadi investasi jangka panjang dalam membina bibit-bibit unggul BMX Tanah Air, termasuk menyongsong gelaran SEA Games 2027 mendatang,” ujar Todotua dalam keterangan resminya di Banyuwangi, Sabtu (1/8).
Kunjungan CdM ke Banyuwangi dilakukan bersama Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, serta tim analis dari Kemenpora dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Kehadiran mereka bertujuan untuk memotivasi sekaligus memastikan kesiapan fisik dan mental para atlet sebelum bertolak ke Jepang.
Todotua mengaku terkesan dengan kualitas lintasan yang ada. Menurutnya, spesifikasi sirkuit sangat mendukung kebutuhan atlet profesional untuk bersaing di level internasional.
“Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi, treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games,” tambahnya.
Target Medali dan Kekuatan Tim
Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, mengungkapkan bahwa Kemenpora telah menetapkan target empat medali emas untuk kontingen balap sepeda Indonesia secara keseluruhan, dengan satu emas diharapkan datang dari nomor BMX. Namun, federasi memiliki optimisme lebih tinggi.
“Target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka, mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik,” kata Jadi.
Saat ini, ICF memusatkan tujuh atlet BMX terbaik di Banyuwangi. Secara total, Indonesia berencana mengirimkan 21 atlet dan tujuh pelatih untuk seluruh disiplin balap sepeda di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Selain latihan domestik, para atlet juga dijadwalkan mengikuti try out single event di luar negeri guna menambah jam terbang dan pengalaman bertanding melawan atlet-atlet elit Asia.
Spesifikasi Sirkuit Internasional BMX Banyuwangi
Sirkuit ini dipilih sebagai pusat pelatihan karena telah memenuhi standar olimpiade dengan detail teknis sebagai berikut:
| Komponen Sirkuit | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Panjang Lintasan | 465 Meter |
| Rintangan (Obstacle) | 4 High Jump |
| Start Gate | 2 Unit (Ketinggian 5 meter dan 8 meter) |
| Jumlah Lintasan (Line) | 7 Line |
| Standar | Olimpiade / Internasional |
Dengan fasilitas yang mumpuni dan program latihan yang intensif, tim balap sepeda Indonesia diharapkan mampu memenuhi, bahkan melampaui target medali yang telah ditetapkan pada ajang olahraga terbesar di Asia tersebut. (Ant/Z-1)