PEMBALAP muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap menghadapi tantangan besar pada balapan Moto3 Italia 2026. Berdasarkan hasil sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Florence, Sabtu (30/5), pembalap andalan Honda Team Asia ini akan memulai balapan dari posisi ke-13.
Perjalanan Veda menuju sesi kualifikasi kedua (Q2) terbilang cukup impresif. Ia berhasil mengamankan tiket langsung ke Q2 setelah menunjukkan performa konsisten pada sesi latihan hari Jumat (29/5) dengan menempati posisi kesembilan. Namun, persaingan ketat di kelas Moto3 membuat perebutan posisi start di barisan depan menjadi sangat menantang.
Pada sesi Q2, pembalap asal Yogyakarta ini sempat berupaya keras menembus barisan depan. Pada percobaan pertama, ia tertahan di urutan ke-13. Meski mencoba mempertajam catatan waktunya pada hot lap kedua, torehan waktu 1 menit 55,548 detik tetap menempatkannya di baris kelima untuk balapan yang akan digelar Minggu (31/5).
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Pembalap | Veda Ega Pratama (Indonesia) |
| Tim | Honda Team Asia |
| Sirkuit | Mugello, Florence, Italia |
| Posisi Start | 13 (Baris Kelima) |
| Catatan Waktu Terbaik | 1 menit 55,548 detik |
Ambisi dan Strategi di Mugello
Veda mengaku memiliki perasaan campur aduk terkait hasil kualifikasi tersebut. Ia tidak memungkiri adanya sedikit kekecewaan karena target awalnya adalah mengamankan posisi di baris pertama atau kedua.
“Saya sedikit kecewa dengan diri saya sendiri karena saya mengincar hasil yang lebih baik hari ini. Saya ingin bersaing lebih dekat di barisan depan, tetapi ini adalah Moto3 dan selisih waktunya sangat kecil,” ujar Veda melalui keterangan resmi Honda Team Asia.
Kendati demikian, optimisme tetap terpancar dari pembalap muda ini. Karakteristik Sirkuit Mugello yang memiliki lintasan lurus panjang sering kali menciptakan balapan dalam rombongan besar (slipstream), yang memungkinkan pembalap dari posisi tengah untuk merangsek ke depan.
Veda menegaskan bahwa fokus utamanya untuk balapan esok adalah melakukan start yang sempurna.
“Memulai balapan dari posisi ke-13 bukanlah akhir dari segalanya. Fokus saya adalah melakukan start yang kuat, tetap bersama grup terdepan, dan bertarung semaksimal mungkin. Saya percaya kami masih memiliki potensi untuk meraih hasil yang baik,” pungkasnya.
Dengan perasaan positif terhadap performa motornya, Veda Ega Pratama diharapkan mampu memberikan kejutan dan membawa bendera Merah Putih bersaing di barisan depan pada balapan utama besok. (Z-1)